Muara Teweh – Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Barito Utara, Tri Indra, mengingatkan masyarakat agar tidak panik ketika menghadapi kebocoran gas LPG.
Menurutnya, tabung gas LPG aman digunakan apabila memenuhi standar dan dioperasikan sesuai prosedur keselamatan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi penggunaan LPG yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara kepada aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, Eveready Noor, mengatakan edukasi tersebut menjadi langkah preventif untuk menekan risiko kebakaran akibat kesalahan penggunaan LPG.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para ASN memahami tata cara penggunaan LPG yang benar sehingga tidak terjadi lagi kepanikan ketika menghadapi kebocoran gas. Pengetahuan yang diperoleh juga diharapkan dapat disampaikan kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan masing-masing,” kata Eveready Noor usai apel pagi di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Selasa (4/8/2026).
Menurut Eveready, masih banyak masyarakat yang meninggalkan kompor atau panik ketika mencium bau gas.
Padahal, kondisi tersebut dapat ditangani dengan prosedur keselamatan yang benar.
Tri Indra menegaskan bahwa LPG tidak langsung meledak seperti yang sering dipersepsikan masyarakat.
“LPG tidak berbahaya dan tidak langsung meledak seperti yang sering dipersepsikan masyarakat. Yang paling penting adalah tetap tenang ketika terjadi kebocoran, segera lakukan langkah penanganan yang benar dan jangan panik,” jelas Tri Indra.
Ia menambahkan, Damkarmat akan memberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada ASN.
Pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi ASN dalam melakukan penanganan awal apabila terjadi kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi.
Pemkab Barito Utara juga berkomitmen menjadikan edukasi keselamatan sebagai program berkelanjutan di seluruh OPD dan diperluas hingga ke masyarakat.
Selain edukasi keselamatan kebakaran, Pemkab Barito Utara akan menghadirkan dokter spesialis untuk memberikan penyuluhan kesehatan kepada ASN, terutama mengenai deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.(Gep)





