89 Peserta Lulus Administrasi, Seleksi Substansi BCKS Barut Digelar di SMKN 1 Muara Teweh

By clickid - September 23, 2026 | 401 Views
IMG-20260904-WA0000

 

Muara Teweh – Sebanyak 89 peserta mengikuti tahapan Seleksi Substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) APBD Tahun 2026 yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara. Kegiatan berlangsung di Aula SMKN 1 Muara Teweh, Kamis (13/8/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, mengatakan tingginya minat guru mengikuti seleksi calon kepala sekolah menunjukkan adanya keinginan untuk mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pengelolaan satuan pendidikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi dokumen persyaratan administrasi, dari 103 peserta yang mendaftar sebanyak 89 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sementara itu, 14 peserta lainnya tidak lulus karena belum memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Menurut M. Iman Topik, seleksi administrasi dilakukan secara cermat dan objektif. Hal tersebut untuk memastikan peserta yang mengikuti tahapan berikutnya benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku.

Sebanyak 89 peserta yang lulus administrasi selanjutnya berhak mengikuti Seleksi Substansi BCKS APBD Tahun 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari proses penjaringan calon kepala sekolah yang berkualitas dan profesional.

M. Iman Topik mengatakan seleksi substansi merupakan tahapan penting untuk menjaring calon kepala sekolah yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan dalam mengelola satuan pendidikan.

“Menjadi kepala sekolah bukan sekadar naik pangkat. Ini adalah amanah untuk memimpin sekolah, mendidik ratusan anak dan menggerakkan para guru,” ujar M. Iman Topik.

Sejumlah kompetensi menjadi perhatian dalam seleksi, antara lain kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, integritas dan kepemimpinan. Kompetensi tersebut diperlukan agar calon kepala sekolah mampu mengelola sekolah secara efektif dan transparan.

Selain itu, calon kepala sekolah diharapkan mampu membina guru, meningkatkan mutu pembelajaran, mengembangkan potensi sekolah serta menjadi teladan dan penggerak perubahan.

M. Iman Topik berpesan kepada peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur, penuh semangat dan percaya diri. Peserta diminta menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mencari celah dalam proses seleksi.

“Ini bukan ajang mencari celah, tetapi ajang pembuktian diri. Tunjukkan kompetensi terbaik dan ikuti prosesnya dengan jujur,” katanya.

Ia juga berharap calon kepala sekolah memiliki visi yang jelas untuk mengembangkan sekolah, menghadirkan inovasi, meningkatkan literasi, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan serta mencegah terjadinya perundungan.

Peserta yang lulus seleksi substansi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah. Dinas Pendidikan juga menjalin kerja sama dengan lembaga mitra melalui penandatanganan MoU untuk mendukung pelaksanaan diklat.

“Dinas Pendidikan tidak bisa menyelenggarakan diklat sendirian. Kita membutuhkan kolaborasi dengan lembaga yang kompeten agar diklat BCKS berkualitas, berbasis praktik baik dan sesuai kebutuhan Barito Utara,” jelasnya.

Dalam pembukaan kegiatan Seleksi Substansi BCKS APBD Tahun 2026 dihadiri Kabid Pembinaan Tenaga Kependidikan, Endrat Sri Muniarti, tim dari Direktorat Kepala Sekolah Pengawas Sekolah dan Tenaga Pendidikan, Ditjen GTK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tim dari Balai Guru dan Tenaga Pendidikan Kalteng dan peserta seleksi substansi bakal calon kepala sekolah dari Kabupaten Barito Utara tahun 2026.(Gep)

asus

clickid

Artikel Terkait