Muara Teweh – BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Moek Lintas Lemo-Bangdep pada Sabtu (8/8/2026).
Tim BPBD bergerak sekitar pukul 19.21 WIB setelah menerima informasi mengenai adanya kebakaran lahan di kawasan tersebut.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan beberapa titik api yang masih menyala. Tim kemudian langsung melakukan pemadaman menggunakan jet shooter dan peralatan pemadaman BPBD.
Kepala BPBD Kabupaten Barito Utara HM Ikhsan melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, mengatakan penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak kebakaran.
“Tim BPBD bersama MPA dan unsur terkait langsung melakukan pemadaman setelah menerima laporan adanya kebakaran lahan. Penanganan dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak yang ditimbulkan,” kata Rizali Hadi, Sabtu (8/8/2026).
Pemadaman dilakukan secara langsung terhadap sejumlah titik api yang ditemukan petugas. Upaya tersebut membuahkan hasil sehingga sekitar pukul 20.40 WIB kondisi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.
Luas lahan yang terbakar di Jalan Moek Lintas Lemo-Bangdep diperkirakan sekitar 0,5 hektare. Penanganan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan BPBD dalam mengantisipasi penyebaran karhutla di Barito Utara.
Setelah kembali ke posko, sekitar pukul 21.01 WIB tim kembali menerima informasi adanya titik api di Desa Trahean.
Rizali menegaskan, pemantauan terhadap titik-titik rawan karhutla akan terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api.
“Kecepatan informasi sangat membantu tim dalam melakukan penanganan agar api tidak meluas,” pungkasnya.(Gep)





